IBSN : Indonesia’s Beautiful Sharing Network

Tragedi bom di hotel Ritz Charlton & JW Marriot yang baru-baru ini tejadi tentunya masih menyisakan kesedihan yang mendalam bagi keluarga korban yang ditinggalkan, dan kekecewaan bagi kita semua pastinya. Kutukan, laknat, serta kecaman terhadap tragedi ini berdatangan dari berbagai belahan dunia. Siapa yang tidak kesal mendengar berita heboh ini, berita yang meluluhlantahkan hati nurani setiap manusia yang mendengarnya harus terjadi lagi di bumi Indonesia ini. Setelah 6 tahun lamanya negeri kita berusaha mengembalikan kepercayaan negara Asing untuk dapat berinvestasi di negara kita, kini kepercayaan itu harus tenggelam kembali karena diselimuti rasa was-was, cemas dan khawatir.

Kini timbul beberapa pertanyaan di hati saya, apakah sang pelaku masih pemain lama ( generasi Amrozi cs ) atau bukan? Apakah pengeboman masih dilakukan dengan motif yang sama, yaitu jihad? Atau jangan-jangan ada kaitannya dengan dunia politik di negara kita?Wallahu Alam..  Mungkin hal inilah yang masih menjadi teka-teki bagi badan intelligent negara ini untuk mengungkap itu semua.

Dan Ada yang ganjil sekaligus menjadi rasa penasaran ketika saya olah TKP dari TV dan sumber media informasi lainnya :) . Waktu pengeboman semuanya ada embel-embel angka 7 . Bom pertama di hotel Ritz meledak di hari Jumat, tanggal 17 Juli 2009 pada jam 7 pagi menit ke-47. Apakah ada kemungkinan Sang pelaku memberi pesan kepada kita semua, atau badan intelligent khususnya lewat angka 7??

Apa karena pelaku kesal dengan mantan pemain MU C.Ronaldo yang meninggalkan kostum MU bernomor 7? :) Itu semua hanya analisa saya saja lho.