IBSN : Indonesia’s Beautiful Sharing Network

…. masing-masing diri anda bagaikan magnet yang kuat, yang menarik lebih banyak cara yang anda rasakan pada waktu tertentu. Esther & Jerry Hick

horseshoe-magnet-red-silver-iron-filings-ahd

Pernakah anda berpikir? Apa yang menggerakkan anda untuk membaca tulisan ini?
Kalau bagi anggota IBSN, Apakah yang membuat anda mau berbagung dengan IBSN?

Kesasar? (seperti yang sering saya tuliskan ketika pertama kali mengunjungi blog seseorang)
Atau iseng?

Bagi saya terserah jawaban anda!

Tetapi satu hal yang pasti adalah anda datang kesini atau berbagung dengan IBSN karena ada sesuatu yang menarik anda!

Daya tarik itulah yang saya sebut medan magnet seseorang.
Setiap orang punya medan magnet tersendiri, dan setiap medan magnet adalah unik. Tetapi meskipun setiap orang mempunyai ciri khas dan keunikan tersendiri tetapi ada hal-hal prinsip yang bagi sebagian besar orang sama. Dan ketika kita melihat ada persamaan prinsip itu maka kita akan cenderung mengikatnya – persis seperti magnet yang mengikat benda-benda di sekitarnya.

Kalau anda ingin tahu seperti apa konkritnya, maka ijinkanlah saya sekedar merefresh bagaimana komunitas IBSN ini terbentuk.

Dari sekedar blogwalking, saya menemukan sebuah blog yang unik – mulanya seperti blog-blog lain saya tinggalkan begitu saja. Tetapi suatu ketika saya membutuhkan sesuatu yang kebetulan di blog itu menawarkannya secara gratis.. maka setelah sekian lama terlupakan saya mengunjungi blog itu lagi.. dari sekedar say hello hingga akhirnya saya tukar id YM dan nomor HP.

Ajaib, meski baru kenal beberapa saat, ada sesuatu yang mengikat saya dengan Mas Deni, dari sekedar saling komentar postingan akhirnya tercetus ide membuat komunitas..

Keajaiban terjadi, dari hanya beberapa orang saja yang kita ajak bergabung, kini hampir tiap minggu ada saja blogger baru yang pengin gabung, meski tidak kita ajak. Dan sekarang belum setahun IBSN ini dicetuskan sudah lebih 200 orang dengan sukarela bergabung disana.

Keajiban tidak berhenti disitu. Ketika kita mencetuskan IBSN Award yang pertama, tanpa disangka antusiasme dari IBSN blogger luar biasa. Tidak itu saja donasi hadiah pun berdatangan tanpa kita minta!

Ya.. itulah contoh betapa kita mempunyai medan magnet yang bisa menarik apa saja yang ada disekitar kita! Semakin kuat dan besar medan magnet kita maka akan semakin banyak pula yang akan bisa kita tarik dalam lingkaran medan magnet kita!

Itulah keunikan sekaligus tantangan bagi kita semua!

Keunikan itu yang akan menjadikan motivasi bagi diri kita, bahwa kita telah memiliki modal dasar yang sangat berharga untuk pertumbuhan jiwa kita. Selain itu keunikan kita ini menegaskan kepada diri kita bahwa selama kita menyadarinya maka kita tidak akan pernah sendiri di dunia ini! Karena seperti yang dikatakan Deepak Chopra:

Tidak ada kepingan yang sisa di alam raya ini. Setiap orang ada karena dia mempunyai tempat yang harus diisi, dan setiap kepingan harus cocok demham puzzle yang besar.

Ya, itulah keberadaan kita!
Bukan sekedar pelengkap dalam kehidupan ini!
Tetapi memang kita harus mengisi tempat kita, karena tanpa kita gambaran dunia ini tidak akan sempurna.

kesadaran inilah yang seharusnya memacu kita untuk senantiasa melihat diri kita secara postif. Melihat diri kita dan meyakinkan bahwa kita dibutuhkan dan mempunyai kontribusi bagi kehidupan ini – bagi diri kita dan sekitar kita.

Dengan kesadaran seperti itu insyaAllah kita akan tetap bersemangat menghadapi kehidupan ini, apapun dan bagiamananapun kondisi kita saat ini!

Kita berarti dan punya kontribusi itu kata kuncinya.

Adapaun tantangannya adalah: jika medan magnet yang ada pada diri kita adalah medan magnet negatif. Maka yang akan kita tarik adalah hal-hal yang negatif. atau juga kita akan tertarik dengan medan magnet negatif yang lebih besar.

Mungkin itulah yang pernah disinggung oleh Rasulullah s.a.w yang kurang lebih berarti : jika ingin melihat kepribadian seseorang maka lihatlah teman-temannya

Ya teman-teman dan lingkungan kita tempat kita menghabiskan sebagian besar hidup kita adalah termasuk lingkaran medan magnet itu. Entah kita yang memasukkan mereka dalam lingkaran kita atau kita yang masuk dalam lingkaran mereka.

untuk itulah perlunya kita sejenak menyediri, meneliti ulang medan magnet kita. Jika memang perlu dirubah mengapa harus kita pertahankan?

Memang hal itu butuh keberanian dan tantangan yang besar. karena medan magnet kita selama ini terkadang adalah bagian dari zona aman kita, yang tentu akan menimbulkan rasa sakit dan nyeri ketika meninggalkannya.

Tetapi yakinlah bahwa kita diciptakan dengan segala perangkat yang cukup lengkap untuk mengatasinya.

Oleh karenanya marilah kita senantiasa meneliti medan magnit kita.

Dan kita pasti bisa, insyaAllah!